Archive

Archive for the ‘recommended movie’ Category

Pelajaran Moral dari Film Laskar Pelangi

September 21, 2012 Leave a comment

Pelajaran Moral dari Film Laskar Pelangi

“Kalau Nak Pintar, Belajar! Kalau Nak Berhasil, Usaha!” Itulah mantra yang diberikan Tuk Bayan Tula kepada anak-anak laskar pelangi saat mau menghadapi ujian. Berikut beberapa fakta mengapa saya sangat menyukai film Laskar Pelangi (Petik hikmahnya ya):

1. Pelajaran itu bisa didapatkan dimana saja

Para Laskar Pelangi menimba ilmu di sekolah reot yang sangat tidak layak, kegigihan untuk menimba ilmu dan mengubah sejarah hidup membuat mereka mampu bangkit dan membuktikan bahwa mereka bisa menjadi yang terbaik. Sebagai blogger, belajarlah dari siapapun, baik master ataupun newbie, anda tidak akan rugi. Saya selalu senang belajar dari semua orang 🙂

2. Keinginan untuk memberi.

Keinginan untuk memberi akan membuat kita kuat dan bahagia. Berbagi itu Indah (seperti paman gober yang berbagi PR dengan saya). Semangat untuk memberikan yang terbaik akan membuat kita berusaha sekuat mungkin. Dari apa yang kita berikan pada orang lain, kitapun akan memetik hasilnya. Jangan takut kehilangan karena berbagi.

3. Semangat komunitas, lihat bagaimana mereka membangun tim.
Team building, walaupun saya seorang blogger, di BlogicThink saya bekerja bersama. Ada perbedaan sikap dalam menghadapi suatu masalah, dan tim yang baik akan menemukan jalan keluarnya. Saksikan bagaimana Laskar Pelangi memenangkan karnaval dan cerdas cermat. Terima kasih kepada Mas Ary yang mau berbagi dengan saya.

4. Kalau Nak Pintar, Belajar! Kalau Nak Berhasil, Usaha!
Saya suka bagian ini. Laskar pelangi mendatangi dukun untuk lulus dalam ujian. Sang Dukun yang bertempat di pilau terpencil mengngatkan untuk membaca mantra itu dipagi hari. Para Laskar pelangipun menurutinya. Dibawalah selembar mantra tersebut, dibaca didepan sekolah bersama keras-keras : Kalau Nak Pintar, Belajar! Kalau Nak Berhasil, Usaha!

Yups, suatu pelajaran bagi kita untuk tidak pendek akal ketika ingin menjadi blogger sukses. Saya memilih mewawancara Mas Jimmy, ketimbang membeli resep kebut semalam. Terima kasih untuk Mas Jimmy atas PRnya.

5. Gunakan waktu, mumpung masih muda

Ketika saya menonton Laskar Pelangi, saya ingat umur. Saya mengagumi mereka yang memiliki tekad belajar yang kuat, cerita tentang anak-anak kelas 5 SD ini memang mengagumkan. Saya jadi teringat Read more…

Advertisements
Categories: recommended movie

Alam Semesta Menurut Sains Abad 21, Fisika Kuantum

June 29, 2012 Leave a comment

Seratus tahun yg lalu, saat abad ke-19 mendekati akhirnya, para ilmuwan diseluruh dunia menganggap mereka telah berhasil menggambarkan kondisi fisik dunia secara akurat.

Tapi di penghujung dekade terakhir (Abad ke-19), sejumlah misteri mencuat ke permukaan. Roentgen menemukan berkas2 cahaya yg dapat menembus daging, karena tidak bisa dijelaskan ia menamainya Sinar X. beberapa bulan kemudian Henri Becquerel secara tidak sengaja menemukan bahwa sepotong biji Uranium memancarkan sesuatu yg menyebabkan pelat fotografi berkabut. Dan Elektron pembawa aliran Listrik ditemukan tahun 1897.

Sekalipun begitu, secara keseluruhan para pakar fisika (pada waktu itu) tetap tenang. Tidak satupun menduga kalau pandangan2 kaku mereka tentang dunia akan diguncang hebat dalam beberapa tahun kemudian. Konsep tentang alam semesta dan tekhnologi yg sama sekali baru disusun, yg mengubah kehidupan sehari2 di abad 20 dengan cara2 yg tidak terbayangkan sebelumnya.

Kalau kita mengatakan pada seorang pakar fisika tahun 1899 bahwa pada tahun 1999 seratus tahun kedepan, gambar bergerak akan dikirimkan ke rumah2 diseluruh dunia dengan satelit2 dilangit, bahwa bom2 dengan kekuatan yg tak terbayangkan akan mengancam spesies, bahwa antibiotika akan memusnahkan penyakit menular tapi lama kelamaan penyakit tersebut akan balik melawan, bahwa jutaan orang akan dapat melesat ke udara dengan pesawat yg mampu lepas landas tanpa bantuan manusia, bahwa mikroskop akan dapat melihat atom secara individu, bahwa orang2 akan membawa telepon yg beratnya hanya beberapa ons dan berbicara dari manapun di dunia tanpa menggunakan kabel2, atau bahwa sebagian besar keajaiban ini tergantung pada alat2 yg hanya sebesar perangko, yg memanfaatkan teori baru bernama mekanika kuantum – kalau anda mengatakan semua ini pada akhir abad ke-19, bias dipastikan pakar fisika tersebut akan menuduh anda sinting, edan, koplak, wong gemblung.

Jadi cukup adil untuk mengatakan bahwa ilmuwan2 terpelajar sekalipun, di ambang abad ke-20 sama sekali tidak memiliki bayangan akan apa yg bakal muncul.

—-

Sekarang, pada saat kita tiba di ambang abad ke-21 ada sejumlah petunjuk tentang masa depan. Salah satu petunjuk yg paling penting adalah minat dengan apa yg disebut dengan teknologi kuantum.

Di tahun 90an penelitian atas teknologi kuantum menemukan sebuah hasil, tahun 1995 pesan2 kuantum yg ultra aman dikirimkan dari jarak sejauh 8 mil menunjukan bahwa internet kuantum akan di bangun dalam abad mendatang. Dan pada tahun 1998 teleportasi kuantum di demonstrasikan di 3 laboraturium di berbagai belahan dunia – di Innsbruck, di Roma, dan di Caltech (Dik Bouwmeester et al., “Percobaan Teleportasi Kuantum.” Nature 390 (11 Desember 1997) : 575-9) (Maggic Fox, “Penelitian Teleportasi yg mengerikan mendekatkan masa depan” Reuters 22 Oktober 1998).

Oleh karna itu, tidak mengejutkan bila pada pertengahan tahun 1990 sejumlah perusahaan mulai menggelar penelitian di bidang kuantum. Fujitsu Quantum Devices didirikan pada tahun 91. IBM membentuk tim penelitian kuantum di tahun 93 di bawah pimpinan pionir Charles Bennett (C H. Bennett et al., “Menteleportkan keadaan kuantum tak dikenal dengan menggunakan kanan-kanal klasik ganda dan Einstein-Podolsky-Rosen.” Physical Review Letters 70, 1993)

Kita kembali ke seratus tahun yg lalu. Para pakar fisika memahami bahwa energi (seperti halnya cahaya atau magnetisme atau listrik) merupakan gelombang yg terus menerus mengalir dan kita masih menyebutnya “gelombang radio”dan “gelombang cahaya”. Sebenarnya, pengenalan bahwa semua energy bersifat gelombang ini merupakan salah satu prestasi terbesar abad ke-19. Tapi ada satu masalah, ternyata kalau kita menyorotkan cahaya ke plat logam akan timbul aliran listrik, pakar fisika Max Planck mempelajari dan menyimpulkan bahwa energi tampaknya terdiri atas unit2 individual, yg ia sebut kuanta. Penemuan bahwa energi muncul dalam bentuk kuanta ini merupakan titik awal fisika kuantum.

Beberapa tahun kemudian, Einstein menunjukan Read more…